Skip to main content

Review Kuzu no Honkai: Tak Peduli, Lampiaskan Saja

Kuzu no Honkai, seseorang yang telah menonton anime ini seketika akan merasakan sebuah realitas dari seseorang yang telah pasrah akan nasibnya yang tidak sesuai keinginannya. Pelampiasan adalah sebuah kata sekaligus tindakan yang paling tepat untuk dilakukan setelah mengetahui bahwa takdir kita itu pahit. Hidup memang tidak semudah orang katakan "Hidup jangan dibawa susah, bawa santai aja", mereka yang sudah bahagia atau memiliki banyak dukungan dan memiliki sedikit tekanan akan begitu mudah mengatakan itu. Saya pikir itu adalah gambaran yang pantas untuk anime ini, dari saya.
Gambar: worldwithouthorizons.com

Kuzu no Honkai (Scum's Wish) adalah anime yang tayang pada Winter 2017 lalu, dimana anime ini memiliki genre utama yaitu Drama, Romance dan Ecchi. Tentu saja anime ini memiliki reaksi lumayan bagus dari para penontonnya. Lerche adalah studio yang bertanggung jawab menangani anime hasil adaptasi dari manga karya Mengo Yokoyari ini. Kesan pertama ketika melihat karakter-karakter dalam anime ini, saya pribadi begitu melihat seolah mereka mempunyai pandangan mata yang mati (pasrah). Tidak buruk, itu bagus untuk plot dan penghayatan para penonton.

Saya memang memiliki kesan yang agak gimana gitu saat pertama kali nonton, sebagai penggemar anime romance comedy (agak benci drama sih, or kaya sinetron?) ini terlalu berat. Jalan cerita yang sangat realistis bagi mereka yang sudah pasrah, pergaulan gelap bagi mereka yang bebas. Saya tidak memandang buruk anime ini, tapikan banyak tokoh yang bersifat sampah? Hmmm, oke lah boleh. "Sampah" disini bukan berarti kegagalan dari anime ini, ini lebih bersifat seperti sudah seharusnya para tokoh kuzu no honkai seperti itu. "Sampah" yang bukan berarti "Nilai".

Kuzu no Honkai menceritakan sekelompok umat manusia dengan kepribadian, keyakinan dan latar belakang yang unik. Hanabi Yasuraoka adalah seorang gadis yang jatuh cinta kepada guru disekolahnya sekaligus orang yang ia sebut Onii-chan, sebutan ini bukan berarti ia memang kakaknya tetapi ini karena ia memang sudah kenal lama dengan Narumi Kanai (Onii-chan) sehingga sejak kecil ia sudah terbiasa dengan sebutan itu.

Sayang seribu sayang, sepertinya perasaan Hanabi bertepuk sebelah tangan dan Onii-chan pun lebih menyukai rekan kerjanya yang sesama guru yaitu Akane Minagawa. Disisi lain Mugi Awaya dimasa lalunya menyukai Akane, karena kedua alasan inilah Mugi dan Hanabi menjadi berkenalan. Hal ekstrim dari cerita Mugi dan Hanabi adalah ketika mereka sepakat satu sama lain untuk melampiaskan perasaan dengan Mugi menganggap Hanabi sebagai Akane dan Hanabi menganggap Mugi sebagai Narumi.

Terus berlanjut, Hubungan Mugi dan Hanabi bukan hanya sekedar teman curhat. Mereka mulai melampiaskan nafsu satu sama lain dengan khayalan sebelumnya (Hanabi = Akane & Mugi = Narumi). Hubungan dewasapun hampir terjadi, sampai Hanabi menandakan bahwa ia belum siap melakukannya dan Mugi-pun terpaksa menahannya.

Disini kita dapat mengetahui bahwa ada beberapa fakta yang mengejutkan tentang beberapa karakter dari anime ini, mulai dari Hal yang diketahui Mugi, Siapakah Akane?, Ketertarikan Sanae Ebato (Teman Hanabi) dan masih banyak lagi, no spoiler.

Baik buruknya, Bagus tidaknya dan berbagai pandangan lain tentang anime ini dari berbagai orang memang sangat beragam. Mulai dari yang benci dengan tokoh yang ada, menganggap plotnya buruk, inilah, itulah. So! Itu penilaianmu.

Oke bagi yang mungkin ingin mengetahui sedikit lebih dalam tentang anime ini, berikut informasi yang akan saya berikan.

Judul: Kuzu no Honkai (Scum's Wish)
Episode: 12
Rilis: Januari 13, 2017 - Maret 31, 2017 (Winter 2017)
Produser: Aniplex, Dentsu, Square Enix,Studio Hibari, Fuji TV, Kyoraku Industrial Holdings, Kansai Telecasting
Lisensor: Sentai Filmworks
Studio: Lerche
Sumber: Manga
Genre: Drama, Romance, Ecchi, School, Seinen
Durasi: 22 menit/episode
Rating: R+ - Mild Nudity

Tidak banyak informasi lagi yang dapat saya bagikan tentang anime Kuzu no Honkai ini, selebihnya Anda dapat menontonnya sendiri. Cuma satu kata dari saya untuk ini, Bagus 👍.

Itulah artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca!
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar