Berbagai Istilah 'Fan' di dunia Anime

Berbagai Istilah 'Fan' di dunia Anime

Dalam dunia anime kita mengenal istilah Fans, Fans yang dimakud disini adalah penggemar. Banyak istilah yang berkaitan dengan fans, seperti yang sudah kita kenal yaitu Fansub dan Fandub. Selain itu, banyak istilah lainnya yang berkaitan dengan fans di dunia anime selain dari kedua istilah tersebut, berikut istilah-istilah umum yang berkaitan dengan fans di dunia anime.
Contoh gambar anime FanArt


FanArt

FanArt adalah karya buatan fans seperti gambar atau kolase yang merujuk pada gaya anime. Contoh sederhana dari fanart misalnya Anda menggambar tokoh Naruto, maka hal itu dapat dikatakan fanart atau membuat sebuah kolase gambar Naruto maka hal itu juga sama dapat dikatakan fanart. Intinya si pembuat fanart bukanlah author dari karya yang dibuat olehnya.

FanDub

FanDub adalah kependekan dari Fan-Dubbed yang dapat diartikan sebagai alih suara yang dibuat oleh fans, maksudnya adalah suara tokoh anime misalnya diubah menjadi bahasa negara lain. Kebanyakan fandub mengubah suara asli dari anime dialihkan ke suara tempat si fandub tinggal, misalnya anime yang berbahasa jepang dialihkan suaranya menjadi bahasa indonesia oleh fandub dari indonesia.

FanFic

FanFic adalah kependekan dari Fan Fiction, bisa dikatakan fanfic ini adalah sebuah karangan fiksi yang dibuat oleh fans. Biasanya fanfic berkaitan dengan anime ataupun tokoh lainnya yang disukai fan, seperti memodifikasi cerita atau tokoh didalam sebuah anime dan dimasukan kedalam karya yang mereka buat.

FanService

FanService adalah layanan yang dibuat untuk fans, fanservice biasanya tidak memiliki hubungan langsung dengan cerita anime maupun manga. Fanservice cukup populer dikalangan fans, memang tujuan utama fanservice sendiri adalah untuk menyenangkan fans. Fanservice sendiri biasanya mengandung unsur-unsur erotis seperti konten ecchi.

FanSub

FanSub adalah kependekan dari Fan-Subtitled, dapat diartikan fansub sendiri adalah sub judul (subtitle) yang dibuat oleh fans. Subtitle nya sendiri biasanya merupakan terjemahan dari bahasa asli yang ada didalam anime. Fansub lebih familiar dibandingkan fandub, karena pembuatan fansub sepertinya lebih mudah dilakukan dibandingkan pembuatan fandub.




Itulah beberapa istilah yang berkaitan dengan fans didunia anime, semoga bisa bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca!
Perbedaan Siscon dan Brocon di Anime

Perbedaan Siscon dan Brocon di Anime

Istilah Siscon dan Brocon sering kita dengar di dalam sebuah anime seperti Kiss×Sis dan OreImo, kisah anime siscon maupun brocon setidaknya menceritakan kisah asmara antara adik dan kakak yang saling mencintai.


Mencintai yang  dimaksud disini adalah lebih menjurus ke "Pacaran", namun seperti yang telah diketahui bahwa tidak mungkin adik dan kakak bisa berpacaran. Dan apakah perbedaan siscon dan brocon? Berikut perbedaan antara siscon dan brocon.

Siscon adalah gabungan dari kata Sister Complex, Siscon merupakan dimana suatu keadaan kareakter laki-laki/seseorang menyukai karakter kakak atau adik perempuan. Contohnya anime yang menceritakan kisah Siscon adalah "Kiss×Sis", dimana si karakter laki-laki utama yang bernama Keita menyukai kakak kembar tiri nya yaitu Ako dan Riko.

Brocon adalah gabungan dari kata Brother Complex, Brocon merupakan dimana suatu keadaan karakter perempuan/seseorang menyukai karakter kakak atau adik laki-laki. Contohnya anime yang menceritakan kisah Brocon adalah "OreImo" dimana sang karakter utama perempuan yaitu Kirino menyukai kakak laki-lakinya yaitu .

Itulah perbedaan antara siscon dan brocon, semoga artikel kali ini dapat bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca!
Penjelasan Musim di Anime: Spring, Summer, Fall dan Winter

Penjelasan Musim di Anime: Spring, Summer, Fall dan Winter

Kita mungkin sering mendengar istilah musim perilisan anime seperti springsummerfall dan winter. Anime sendiri memang mempunyai keunikan sendiri dalam perilisannya, ke-4 musim tersebut diambil dari nama musim yang ada di jepang. Berikut penjelasan dari istilah musim perilisan pada anime.


1. Anime Spring

Anime Spring berarti menandakan anime yang rilis antara bulan Maret hingga April atau anime yang rilis pada musim semi di jepang, musim semi dimana bunga-bunga mulai bermekaran.

2. Anime Summer

Anime Summer adalah anime yang tayang antara bulan Juni hingga Agustus atau anime yang rilis pada musim panas di Jepang.

3. Anime Fall

Anime Fall adalah anime yang rilis antara bulan September hingga November atau anime yang rilis pada musim Gugur di Jepang.

4. Anime Winter

Anime Winter adalah anime yang rilis antara bulan Desember hingga Februari atau anime yang rilis pada musim dingin di Jepang.


Anime yang rilis tiap musimnya biasanya memiliki jumlah 12 episode untuk satu season dan biasanya akan dilanjut season berikut nya jika masih berlanjut. Namun beberapa anime ada yang memiliki jumlah episode lebih dari 20 pada satu season nya, biasanya anime jenis ini akan berlangsung secara 2 musim berturut-turut untuk perilisannya.

Terima kasih sudah membaca!
Mengenal Gelar Kehormatan di Jepang: -San, -Chan, -Kun dan lainnya

Mengenal Gelar Kehormatan di Jepang: -San, -Chan, -Kun dan lainnya

Kita tentu sering mendengar seseorang dengan akhiran -san, -chan maupun -kun di dunia anime atau dibeberapa film jepang, memang terasa aneh mungkin bagi kita yang baru mendengar kata tersebut.


Sebenarnya ini berkaitan dengan budaya jepang untuk memanggil nama seseorang dengan menambahkan gelar diakhir nama untuk membedakan status orang yang dipanggil. Misalnya seorang anak perempuan remaja yang bernama Rikka akan dipanggil Rikka-chan. Namun jika Anda sudah akrab kepada seseorang misalnya sahabat atau teman masa kecil, maka penambahan gelar seperti -chan biasanya dihilangkan dan akan dipanggil menggunakan nama depannya saja seperti Rikka.

Berikut beberapa gelar kehormatan yang umum digunakan.

-San

Kata -San biasanya digunakan kepada siapa saja mau itu laki-laki ataupun perempuan, penggunaan kata -san akan lebih dihormati dibanding menggunakan nama saja (tanpa akhiran -san). 

Penggunaan kata -san bisa merujuk kepada kata Tuan atau Nyonya, jika dalam bahasa Indonesia. Mungkin Anda sering melihat nama pengguna dalam sebuah game berakhiran angka 3, misalnya nama pengguna dengan nama Rikka3. Angka 3 pada nama pengguna Rikka3 ini dapat diartikan sebagai -san, maka Rikka3 dapat juga dibaca Rikka-san.

-san juga dapat digunakan pada sebuah benda atau hewan misalnya memanggil seekor kucing dengan panggilan -san, misalnya Neko-san. Meskipun hal itu agak kekanak-kanakan karena jika diterjemahkan maka akan bermakan Tuan Kucing.

-Kun

Gelar -Kun digunakan kepada seorang anak laki-laki ataupun seorang perempuan yang memiliki sifat Tomboy. -Kun juga sering digunakan oleh anak perempuan kepada anak laki-laki yang berarti bagi hidupnya atau telah ia kenal lama (teman masa kecil).

-Chan

Gelar -Chan sering digunakan seseorang untuk memanggil anak perempuan, secara umum kata "-Chan" sering digunakan untuk sesuatu yang imut seperti bayi, anak kecil, hewan lucu atau gadis remaja.

Jadi jika Anda menggunakan akhiran -Chan untuk orang yang lebih tinggi dari kita khususnya wanita maka hal itu akan dianggap kasar.

-Senpai

Gelar -Senpai biasanya digunakan seseorang untuk memanggil orang yang lebih senior darinya, seperti adik kelas yang memanggil kakak kelasnya dengan akhiran -Senpai. Kata Senpai juga merujuk ke kata "Senior" dalam bahasa Indonesia.

-Kōhai

Gelar -Kōhai digunakan seseorang untuk memanggil seorang junior, meskipun gelar ini sangat jarang digunakan di anime. Kata Kōhai bisa dikatakan kebalikan dari kata Senpai, jadi Senpai dan Kōhai bisa dikatakan sebagai gelar yang digunakan untuk hubungan antara senior dan junior.

-Sensei

Gelar -Sensei sering digunakan untuk memanggil seseorang yang memeliki wewenang, dalam dunia anime sendiri gelar ini sering digunakan kepada seorang Guru ataupun Dokter. Selain itu gelar ini sering digunakan kepada seseorang penulis novel seperti pada anime Eromanga-sensei.

-Sama

Galar -Sama memiliki makna tuan, beda dengan -san makna -sama lebih tinggi dari -san. Seperti Kamisama yang berarti Tuhan, akhiran sama juga sering digunakan kepada pelanggan seperti pelanggan toko untuk menghormatinya ataupun digunakan seseorang untuk menghormati orang yang dikaguminya.

-Dono/Tono

Gelar -Dono/Tono digunakan seseorang kepada orang yang memiliki kekuasaan, kekuatan ataupun kebijaksanaan. Gelar ini juga dapat bermakna "Raja" atau "Master", meskipun dalam dunia anime gelar ini jarang digunakan.

Gelar Keluarga

Layaknya kita yang sering memanggil seorang ayah dengan sebutan " Bapak atau Ayah" di Jepang juga sama ada Gelar khusus yang digunakan untuk memanggil anggota keluarga, seberti berikut ini.

  • Otou-San/Otou-Sama yang berarti Ayah.
  • Oka-San/Okaa-Sama yang berarti Ibu.
  • Onii-San/Oni-Chan/Onii-Sama/Ni-san yang berarti Kakak, untuk memanggil kakak laki-laki.
  • Onee-San/Onee-Chan/Onee-Sama/Nee-San yang berarti Kakak, untuk kakak perempuan.
  • Oji-San/Oji-Sama yang berarti Paman atau Pria paruh baya.
  • Oba-San/Oba-Sama yang berarti Bibi atau Wanita paruh baya.
  • Ojii-San/Ojii-Sama yang berarti Kakek.
  • Obaa-San/Obaa-sama yang berarti Nenek.

Nah bagaimana sudah paham dengan penyebutan gelar-gelar yang sering digunakan pada anime? Meskipun gelar yang Saya posting disini ada yang jarang digunakan atau Anda di dengar di anime, namun Saya berharap informasi yang Saya bagikan bisa bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca!
Perbedaan Hikikimori dan NEET

Perbedaan Hikikimori dan NEET

Apakah Anda seorang penyendiri? Jika, Ya! Tipe manakah Anda sebagai seorang penyendiri? Ada banyak tipe-tipe orang penyendiri salah satunya seperti NEET dan Hikikimori, tapi apakah Anda sudah mendengar kedua istilah tersebut? Jika Anda baru mendengar atau belum tahu istilah ini silakan Anda scroll kebawah untuk lanjut membaca.


Hikikimori

Hikikimori adalah dimana kondisi seseorang mengurung diri didalam rumah, hikikimori berasal dari bahasa jepang yang artinya menarik diri atau mengurung diri. Seorang hikikimori akan lebih menarik diri dari kehidupan sosial dan lebih mengurung diri dirumah untuk menghabiskan waktunya.

Dikutip dari wikipedia.org “Menurut psikiater Tamaki Saitō, hikikomori adalah "Sebuah keadaan yang menjadi masalah pada usia 20-an akhir, berupa mengurung diri sendiri di dalam rumah sendiri dan tidak ikut serta di dalam masyarakat selama enam bulan atau lebih, tetapi perilaku tersebut tampaknya tidak berasal dari masalah psikologis lainnya sebagai sumber utama."”.

Seorang Hikikimori pada umumnya berperilaku seperti:
  1. Menghindari pergaulan dimasyarakat
  2. Lebih memilih mengurung diri dikamar seharian
  3. Menghabiskan waktu dengan bermain game atau menonton.
  4. Biasanya dilakukan dalam durasi yang cukup lama (biasanya 6 bulan).

NEET

NEET kependekan dari Not EmploymentEducation or Traning dapat diartikan sebagai orang yang tidak memiliki pekerjaan, Edukasi (Pendidikan) dan Pelatihan. Bisa dikatakan seorangu NEET adalah pengangguran yang kerjaannya cuma bermalas-malasan, namun tidak perlu berarti negatif karena ada juga NEET yang disebabkan latar belakang kemiskinan.

Istilah ini pertama kali digunakan di Inggris dan menyebar ke negara-negara di wilayah lain, klasifikasi NEET di Inggris terdiri dari orang-orang berusia 16-24 sedangkan di Jepang klasifikasi dimulai dari usia 15-34. Di jepang sendiri istilah NEET lebih dikenal dengan Mogyousha atau pengangguran yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

Tipe NEET

  1. Yanke: lebih suka bersenang-senang.
  2. Hikikimori: lebih penyendiri, tidak suka bersosialisasi dengan orang lain.
  3. Tachisukumu: tipe ragu-ragu, apapun yang dicoba tipe ini selalu ragu-ragu saat mencoba sesuatu.
  4. Tsumazuki: tipe kegagalan, pernah mengalami kegagalan seperti dalam bidang pekerjaan, percintaan ataupun prestasi.

Perbedaan NEET dan Hikikimori

Sekilas NEET dan Hikikimori mempunyai sikap yang hampir sama yaitu sama-sama menjauhi sosialisasi. Namun, NEET dan Hikikimori dapat dibedakan dengan cukup jelas dari artinya sendiri seperti, anak sekolahan dapat jadi Hikikimori sedangkan menjadi NEET dirasa tidak mungkin karena adanya edukasi yang didapat untuk anak sekolah.

Anak sekolah yang menjadi Hikikimori biasanya lebih cenderung pendiam saat di sekolah dan lebih memilih berdiam diri di rumah setelah pulang sekolah, berbeda dengan seorang NEET yang tidak memiliki edukasi sama sekali.

Penyebab terjadinya NEET dan Hikikimori

  1. Adanya masalah dilingkungan sosial yang menyebabkan seorang NEET/Hikikimori tertekan dan enggan bersosialisasi sehingga menarik dirinya dari lingkungan masyarakat dan lebih memilih berdiam diri dirumah.
  2. Tindakan Bullying yang dialami NEET/Hikikimori sehingga korban merasa takut untuk memilih pergaulan dan/atau bergaul dengan orang lain.
  3. Sulitnya mendapatkan akses pendidikan atau pekerjaan sehingga seseorang tersebut lebih memilih malas-malasan (untuk sebagian orang).
  4. Teknologi yang semakin maju yang menyebabkan seorang lebih memilih bermain dengan teknologi dan menghabiskan waktunya seperti bermain game, streamming dan lainnya.

Jadi Anda seorang Hikikimori atau NEET? Semoga apapun yang kita kerjakan tidak menjadi masalah atau bermasalah bagi orang lain ataupun diri sendiri.

Terima kasih sudah membaca!