Profil Jinchuuriki dan Bijuu di Anime Naruto

Profil Jinchuuriki dan Bijuu di Anime Naruto

Jinchuuriki adalah orang yang menjadi wadah bijuu dan Bijuu adalah sembilan monster berekor yang memiliki cakra yang sangat besar. Dalam serial Naruto, diceritakan bahwa para jinchuuriki memiliki kekuatan sangat besar yang diterimanya dari Bijuu yang bersarang didalam tubuhnya.

Bijuu sendiri sebenarnya adalah monster raksasa yang memiliki kekuatan besar, Bijuu digambarkan memiliki rupa seperti hewan berukuran raksasa. Ke sembilan bijuu digambarkan memiliki ekor, mulai dari bijuu ke satu memiliki ekor satu, bijuu ke dua memiliki ekor dua sampai bijuu ke sembilan memiliki ekor berjumlah sembilan.

Profil para Bijuu dan Jinchuuriki

1. Ichibi no Shukaku (Shukaku si ekor satu)

Sumber: idnaruto.com

Nama: Shukaku
Jenis: Rakun
Jinchuuriki: Gaara
  • Asal: Sunagakure
  • Kemampuan: Memanipulasi Pasir
  • Elemen: Pasir
Kemampuan: Menembakan Angin
Status: Ditangkap oleh Deidara

2. Nibi no bakeneko (Kucing setan berekor dua)

Sumber: otakuart.com

Nama: Matatabi
Jenis: Bakeneko (Kucing peliharaan dewa kematian)
Jinchuuriki: Yugito Nii
  • Asal: Kumogakure
  • Kemampuan: Menyembukan api dari mulut
  • Elemen: Api
Kemampuan: Elemen api biru
Status: Ditangkap oleh hidan

3. Sanbi no Kyodaigame

Sumber: pinterest.com

Nama: Isobu
Jenis: Kura-kura
Jinchuuriki: Yagura
  • Asal: Kirigakure
  • Kemampuan: Memanipulasi Koral
  • Elemen: Air
Kemampuan: Elemen air
Status: Ditangkap oleh Itachi

4. Yonbi no Saru (Ekor empat si kera)

Sumber: gambarnaruto.com

Nama: Son Goku
Jenis: Kera
Jinchuuriki: Roushi
  • Asal: Iwagakure
  • Kemampuan: Memanipusi Lava
  • Elemen: Tanah dan Api
Kemampuan: -
Status: Ditangkap oleh Kisame

5. Gobi

Sumber: weasyl.com

Nama: Kokuo
Jenis: Campuran Kuda dan Lumba-lumba
Jinchuuriki: Han
  • Asal: Iwagakure
  • Kemampuan: Tanduk untuk menyerang
  • Elemen: -
Kemampuan: Menguasai lima elemen (Tanah, Api, Air, Udara dan Petir)
Status: Ditangkap Itachi

6. Rokubi

Sumber: zidnazidney.blogspot.com

Nama: Saiken
Jenis: Siput
Jinchuuriki: Utakata
  • Asal: Kirigakure
  • Kemampuan: Membuat gelembung yang bisa meledak
  • Elemen: Air
Kemampuan: Cairan Asam
Status: Ditangkap Pain

7. Nanabi/Sichibi no Kabutomushi /Lucky seven choumei

Sumber: pinterest.com

Nama: Choumei
Jenis: Kumbang
Jinchuuriki: Fuu
  • Asal: Takigakure
  • Kemampuan: Terbang
  • Elemen: Angin
Kemampuan: Elemen angin dan gas beracun
Status: Ditangkap Hidan dan Kaguzu

8. Hachibi
Sumber: pinterest.com

Nama: Gyuki
Jenis: Campuran Banteng dan Gurita
Jinchuuriki: Killer Bee
  • Asal: Kumogakure
  • Kemampuan: Memanipulasi Tinta
  • Elemen: -
Kemampuan: Menyegel dengan Tinta Gurita
Status: Ditangkap oleh tim Taka namun berhasil lolos berkat tentakel yang dipotong oleh Sasuke

9. Kyuubi  no Yoko

Sumber: naruto.wikia.com

Nama: Kurama
Jenis: Rubah
Jinchuuriki: Naruto (Naruto bagian Yang dan Bagian Yin oleh Minato)
  • Asal: Konohagakure
  • Kemampuan: Rasengan
  • Elemen: Angin
Kemampuan: -
Status: Tinggal ditubuh Naruto

Juubi

Sumber: wall.alphacoders.com

Juubi adalah wujud asli dari ke sembilan bijuu. Bijuu sendiri sebenarnya adalah 9 pecahan dari Juubi, jika para Bijuu disatukan menggunakan patung Gedo majou maka akan berubah menjadi Juubi berekor sepuluh. Berikut profil Juubi.
Nama: Bijuu, Shunju
Jenis: Pohon
Jinchuuriki: Rikudou Senin (Otsutsuki Hagoromo), Obito dan Madara
Kemampuan: Tsukuyomi
Status: Pecah jadi sembilan Bijuu

Mengenal Sejarah Anime

Mengenal Sejarah Anime

Suka dengan anime? Tapi sudah tahukah Anda dengan sejarah anime? Mungkin ada beberapa Anime Lovers atau bahkan Otaku yang suka dengan anime tapi tidak tahu bagaimana dengan sejarahnya. Memang jika suka dengan anime, bukan berarti kita harus mengetahui bagaimana se-detil-nya anime itu.
Sumber: deviantart.com


Anime adalah sebutan untuk kartun asal Jepang, kata anime sendiri adalah kependekan dari kata Anime-shon pelafalan dari kata Animation. Namun kata Anime sering disalah artikan sebagai genre, padahal di Jepang sendiri anime merujuk kepada format animasi seluruh dunia. Genre yang dimaksud adalah anime dikategorikan sebagai kartun buatan atau bergaya Jepang.

Meskipun begitu beberapa Anime lovers pasti ada yang penasaran "Bagaimana kah sejarah anime itu?".

Sejarah anime dimulai pada awal abad 20-an, pada saat itu para pembuat film di Jepang mencoba bereksperimen dengan teknik pembuatan animasi yang dibuat oleh para pembuat animasi negara-negara barat.

Kemudian pada tahun 1917 Oten Shimokawa berhasil membuat karya anime pertamanya yaitu “Imoukawa Makuzo Genkanban no Maki” sebagai anime pertama anime ini benar-benar sangat begitu sederhana, hanya berpenampilan tanpa warna dan tidak memiliki suara (anime bisu). Jelas saja, mungkin saat itu belum ada teknologi yang mampu memberi warna dan suara untuk anime.

Ditambah lagi durasi anime ini hanya 5 menit saja, meskipun begitu proyek anime ini membutuhkan waktu pengerjaan 6 bulan loh. 

Kemudian tahun 1918 Seitaro Kitayama membuat sebuah anime yang berjudul “Saru kani Kassen” dan “Momotaro”,  anime ini ia buat untuk pihak Movie Company Nihon Katsudo Shashin. Selanjutnya pada tahun yang sama Seitaro membuat anime yang berjudul “Taro no Benpei”.

Oten Shimokawa, Seitaro Kitayama dan ditambah Jun'ichi Kōuchi (Hanahekonai meitou no maki, 1917) dikenal sebagai bapak-bapak anime, sekaligus menjadi para animator pertama yang muncul pada tahun 1910-an.

Tahun 1927 Amerika Serikat berhasil membuat animasi yang memiliki suara, meskipun pada saat itu animasi masih menggunakan backsound musik. Pada tahun yang sama pula Jepang mengikuti langkah Amerika Serikat, Melalui karya Noburo Ofuji Jepang akhirnya berhasil membuat anime bersuara (backsound musik) pertama miliknya yang berjudul “Kujira”.

Sedangkan anime yang "berbicara" (adanya percakapan) pertama adalah “Kuro Nyago” yang masih hasil karya Ofuji dibuat pada tahun 1930. Sedangkan anime dengan judul “Chikara To Onna No Yononaka” karya Kenzo Masaoka tahun 1932 menjadi anime pertama yang menggunakan track optic sekaligus menjadi anime pertama yang menjadi awal kebangkitan Seiyuu (pengisi suara/dubber) dan Anime yang tercatat rilis sebelum meletus perang dunia II.

Pada Perang Dunia II anime propaganda dibuat seperti “Momotarō no Umiwashi” (1943) sebagai anime pertama yang memiliki durasi lebih dari 30 menit dan “Momotarō: Umi no Shinpei” (1945) sebagai anime pertama yang memiliki durasi panjang yaitu 72 menit oleh Masaoka dan muridnya Senoo Kosei.

Setelah Perang Dunia II industri anime bangkit kembali, berkat Osamu Tezuka orang yang dijuluki "God of Manga" sekaligus menjadi awal bangkitnya kembali Manga.

Lanjut ke tahun 1963, Osamu Tezuka kembali membuat karya animenya yang berjudul “Tetsuwan Atom” atau lebih kita kenal dengan Astro Boy. Astro Boy menjadi anime pertama yang mencapai ke populerannya.

Sekarang anime sudah berkembang dibandingkan zaman dulu, dengan grafik yang sangat bagus dan jalan cerita yang lebih komplek membuat penggemar anime semakin betah menonton anime. Selain itu bisnis anime menjadi bisnis yang sangat menggiurkan, namun sayangnya para Animator (sebutan untuk pembuat anime) enggan bekerja secara profesional karena gaji nya yang dinilai kecil.

Terima kasih sudah membaca!
Mengenal Apa itu Chuunibyou, Sindrom kelas 8

Mengenal Apa itu Chuunibyou, Sindrom kelas 8

Chuunibyou, mendengar katanya saja kita langsung teringat dengan salah satu judul anime yang sama yaitu Chuunibyou demo koi ga shita. Anime yang menceritakan orang-orang yang memiliki penyakit yang sama yaitu "Chuunibyou", lalu apakah yang dimaksud Chuunibyou itu? Berikut ulasan singkatnya.
Sumber: animekompi.web.id


Chuunibyou secara kasar bisa dikatakan sebagai penyakit/sindrom, orang yang memiliki sindrom ini biasanya berusia sekitar 14 tahunan atau kelas 2 SMP. Orang yang memiliki sindrom ini biasanya akan berperilaku sesuai dengan apa yang ada didalam khayalan mereka.

Tidak jarang banyak chuunibyou yang berperilaku aneh seperti seolah-olah mereka adalah pahlawan super atau mereka memiliki kekuatan supernatural dan sejenisnya. Maka dari itu orang-orang banyak yang menyebut penyakit ini sebagai sindrom kelas 8 atau penyakit alay, dalam bahasa Jepang ditulis byou yang berarti penyakit/gejala/sindrom tetapi bukan berarti benar-benar sakit atau memiliki gangguan jiwa. Ini lebih menyasar ke kata Alay.

Wajar saja, karena orang dengan sindrom ini suka berperilaku diluar akal sehat kita dan orang-orang yang mempunyai sindrom ini rata-rata ada di usia kelas 8 (kelas 2 SMP). Meskipun begitu tidak menutup kemungkinan sindrom ini bisa terjadi pada orang dewasa sekali pun.

Menurut buku petunjuk chuunibyou yaitu Chuunibyou toriatsukai setsumei sho, ada tiga jenis chuunibyou yaitu.

  1. DQN atau dokyun-kei, DQN bermakna "anti-sosial" atau "si anak nakal" dengan begitu chuunibyou jenis ini cenderung berpura-pura sebagai anti-sosial atau anak nakal padahal tidak.
  2. Subkultural/Hipster atau SubCul-kei, chuunibyou jenis ini terkadang cenderung memilih sesuatu yang berbeda dengan orang lain, seperti memilih sesuatu yang non-mainstream atau yang memiliki peminatnya sedikit agar dia merasa berbeda.
  3. Mata Iblis atau Jakigan-kei ini adalah tingkatan yang cukup ekstrim, dimana si penderitanya cenderung merasa memiliki kekuatan supernatural atau berkhayal sebagai orang yang memeiliki kekuatan super.

Penyebab dari penyakit atau sindrom ini biasanya mereka meniru apa yang dilakukan idolanya. Bisa itu artis, tokoh kartun, bintang olah raga dan lainnya.

Meskipun chuunibyou terkesan aneh/alay, namun faktanya ini sering terjadi pada semua orang. Meskipun kadar sindrom ini begitu kecil dan tidak berlangsung lama dan begitu jarang ada chuunibyou dengan jenis Mata Iblis bisa bertahan lama didunia nyata. Walaupun ada, mungkin itu bisa menyasar kepada beberapa orang dengan beberapa penyebab diluar yang saya tulis tadi.

Mungkin saja orang dengan sindrom chuunibyou mencoba menarik perhatian supaya mereka diperhatikan atau mereka mencoba lari dari kehidupan yang menurut mereka menyakiti mereka atau membosankan. Yang jelas orang dengan penyakit ini tidak perlu mendapatkan cemo'ohan ataupun bulian, kita cukup berteman dengan mereka dan ikuti kemauan mereka selama itu dalam batas wajar.

Namun jika dirasa sudah berlebihan, tidak ada salahnya kita menyadarkan mereka untuk bersikap sewajarnya saja. Intinya sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik.

Terima kasih sudah membaca!