Perbedaan Otaku dan Wibu

Perbedaan Otaku dan Wibu

Tentu kalian pernah mendengar istilah Otaku maupun Wibu, beberapa orang keliru mengenai kedua istilah ini. Ada yang menyebutkan Otaku adalah/sama dengan Wibu dan Wibu adalah/sama dengan Otaku. Julukan Otaku dan Wibu biasanya dilontarkan orang kepada seseorang yang menggemari Anime, Manga ataupun yang berbau jejepangan.
 

Namun faktanya Otaku maupun Wibu memiliki beberapa perbedaan dan Juga persamaan, lantas apa sajakah perbedaan antara Otaku dan Wibu? Berikut ulasannya.

Otaku

Otaku adalah istilah Jepang yang digunakan untuk menyebut seseorang yang menekuni hobi/kegemarannya, biasanya kegemaran yang ditekuni Otaku seperti Film, Permainan, Musik, Komik dan lainnya.

Contohnya orang yang hobi menekuni sepeda disebut Otaku Sepeda, orang yang hobi menekuni sake disebut Otaku Sake, dan orang yang hobi menekuni anime disebut Otaku Anime, serta masih banyak lagi. Untuk sekarang Otaku lebih dikenal dengan hobinya terhadap Anime, Manga dan Game, mungkin alasannya karena banyaknya otaku jenis ini dibandingkan otaku yang lain.

Orang luar biasanya menyebut Otaku dengan sebutan Geek (Kutu buku), seperti yang telah banyak orang ketahui. Otaku sering dikaitakan dengan kaum rendahan atau sesuatu yang berperilaku jelek, karena para otaku seperti tenggelam dengan hobi atau kegemarannya dan seolah tidak peduli dengan apa yang terjadi disekitarnya.

Untuk beberapa alasan mungkin ada otaku seperti itu, mengingat ada sebuah istilah Otaku Garis Keras atau Otaku Ekstrim. Otaku ekstrim sendiri dapat dibedakan menjadi beberapa versi seperti.

1. Hikkikomori

Hikkikomori adalah Otaku yang tidak bersosialisasi dengan dunia nyata, seseorang dengan versi otaku ekstrim seperti akan lebih memelih berdiam diri dirumah dibandingkan bersosialisasi dengan dunia luar. Mereka lebih memilih menekuni/bermain dengan hobinya seperti main game, nonton anime, membaca manga/komik dan kegiatan lainnya yang berkaitan dengan Otaku.

2. Nikijon

Nijikon adalah Otaku yang lebih menyukai karakter 2 Dimensi (2D) dibandingkan dengan manusia di dunia nyata. Otaku versi ini menganggap karakter 2D lebih baik dari dunia nyata, terkdang mereka selalu membandingkan kelebihan yang dimiliki karakter 2D yang disukainya dengan manusia di dunia nyata. Bukan hanya itu, terkadang mereka lebih menyukai karakter lawan jenis 2D dibandingkan dengan lawan jenis di dunia nyata, karena menurut beberapa pendapat mereka lawan jenis dari dunia nyata merepotkan.

3. Weeaboo/Weebs/Japanofilia

Weeaboo/Weebs (dibaca: Wibu)/Japanofilia adalah sebutan bagi seseorang yang terobsesi atau melebih-lebihkan budaya atau apapun yang berkaitan dengan negara Jepang, biasa juga wibu ini disebut jejepangan.

Wibu sering mengganggap dirinya adalah living anime character, mereka selalu menganggap japan is the best. Sehingga tak sedikit dari wibu selalu membanding-bandingkan kebudayaan, film, produk atau lainnya dengan negara Jepang.

Untuk kasus yang lebih parah, wibu sering juga dianggap keterbelakangan mental karena mereka kurang begitu menghargai kebudayaan dimana mereka tinggal. Mereka menggangap seolah-olah tinggal di Jepang, meskipun mereka bukan/tidak sedang tinggal di Jepang.

Perlu diketahui mengenai wibu ini, wibu bukan lah orang Jepang. Wibu/Japanofilia adalah orang luar Jepang yang melebih-lebihkan atau terobsesi dengan segala hal yang berbau Jepang.

Perbedaan Otaku dan Wibu

Seperti yang telah dijelaskan diatas, bisa dikatakan Wibu adalah versi paling ekstrim dari Otaku. Meskipun wibu bagian dari otaku, namun beberapa otaku menolak disebut sebagai wibu karena mereka merasa tidak memiliki sifat yang dimiliki layaknya seorang wibu.

Biasanya Otaku yang menolak disebut wibu lebih mudah bergaul dengan dunia nyata meskipun pada dasarnya mereka mempunyai kegemaran terhadap anime, manga dan sejenisnya.

Lebih mudahnya ketika mereka berinteraksi, Otaku lebih menggunakan bahasa formal/normal dalam kehidupan sehari-harinya seperti di dunia nyata maupun maya (Internet). Sedangkan wibu sering menyelelipkan bahasa yang berbau jepang seperti bakka untuk bodoh atau kawaii untuk imut/cantik.

Dibandingkan Otaku, wibu biasanya lebih sensitif terhadap apapun yang berbau jejepangan mereka sangat antusias terhadap apapun yang berbau jepang. Tak jarang beberapa diantara mereka terkesan sok tahu apapun yang berbau jepang.

Persamaan Otaku dan Wibu

Meskipun banyak Otaku yang menolak disebut wibu, tetapi tetap saja wibu adalah bagian dari otaku dan wibu bisa dikatakan otaku. Sedangkan Otaku belum tentu adalah wibu, karena wibu merupakan bagian paling ekstrim dari otaku.

Persamaan paling mencolok dari otaku dan wibu adalah memiliki kegemaran sama seperti bermain video game, menonton anime, membaca manga, mengkoleksi karakter figur, cosplay dan lainnya.

Kenapa penyuka anime sering disebut Wibu?

Ini murni pendapat saya, disini sepertinya ada pergeseran makna, orang-orang sepertinya belum mengetahui makna dari kata wibu ini dan mendengar kalau penyuka anime disebut wibu, akhirnya mereka setuju dengan hal tersebut dan ikut-ikutan menyebut penggemar anime sebagai wibu. Sehingga pada akhirnya wibu sudah menjadi julukan bagi penggemar anime, khususnya di Indonesia.

Penutup

Sudah semestinya kita sebagai manusia tidak menganggap sesuatu seperti itu dengan secara berlebih-lebihan. Apalagi kita tinggal di negara Indonesia, dengan bermacam suku, bahasa, keragaman tentu adalah suatu yang cukup aneh jika kita melebihkan suatu kebudayaan diluar negara kita.

Indonesia dengan segala kelebihan dan kekurangannya harusnya wajib dicintai oleh masyarakatnya sendiri, suka terhadap budaya asing sah-sah saja, suka produk asing sialakan, mengidolakan orang asing tidak masalah, yang terpenting jangan lupa cintai negara dimana kamu dilahirkan.

Terima kasih sudah membaca!
Baca Juga

2 comments

Koreksi Anda sangat berharga bagi perkembengan Blog ini.

Centang "✓ Notify me" untuk mendapatkan pemberitahuan jika ada yang membalas komentar Anda.

Terima kasih telah berkomentar!